Thursday, April 20, 2006

Musibah lagi, bencana lagi

Welcome back!...
Sudah lama sekali saya tidak mengupdate blog ini dikarenakan kesibukan yang terus menerus tiada henti, setelah dilihat-lihat hampir 3 bulan ini blog tidak pernah diupload berita. Tapi mulai saat ini dan seterusnya mudah-mudahan saya bisa menyempatkan waktu untuk mengupdate selalu blog ini.

Selama hampir 3 bulan ini, kegiatan masih monoton seperti yang dulu-dulu, berangkat pagi hari pulang menjelang petang terkadang sampai malam hari, masih wara wiri terus kesana kemari mencari segenggam berlian (wuihh).

Mau curhat dikit nich....
Tahun 2006 ini banyak sekali kejadian-kejadian alam yang menimpa republik tercinta ini, seperti tanah longsor, banjir, gejala akan meletusnya gunung merapi, demo, musibah terjadinya kecelakaan kereta api yang terus menerus terjadi, pertama kejadian di Medan antara sesama kereta pengangkut barang, beberapa hari setelah itu terjadi lagi kecelekaan kereta api di Jateng antara kereta penumpang Sembrani dan Kertajaya, belum juga selesai dievakuasi terjadi lagi musibah kecelakaan kereta api penumpang Pakuan jurusan JKT-BGR yang menabrak bis Metromini, yang kesemuanya sudah pasti memakan korban jiwa. Belum lagi demonstrasi besar-besaran kaum buruh menentang revisi UU Ketenagakerjaan Indonesia yang setiap saat dilakukan, demo menentang terbitnya majalah PlayBoy yang mengarah ke anarkis, demo yang pro/kontra RUU PP, dan masih banyak lagi kejadian-kejadian lainnya yang bila dituliskan disini membuat isi kepala semakin ruwet.

Kalau kita coba pelajari dan renungi fenomena alam yang terjadi selama ini, sudah jelas kesemuanya itu adalah karena faktor MANUSIA-nya, karena ulah tangan manusia, manusia yang serakah (tamak), manusia yang merusak alam itu sendiri, manusia yang sombong, manusia yang tidak menyembah Penciptanya, sebagaimana firman Allah dalam surat Arr Rum:41 yang artinya adalah :

"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)". (QS. Arr Rum:41).

Sudah saatnya kini kita semua kembali ke jalan Allah yang benar, jalan yang akan membawa kita kepada kebahagiaan yang hakiki. Untuk apa kita bersombong ria karena kita manusia adalah makhluk yang kecil di hadapan Allah, makhluk yang hina di hadapan Allah. Untuk apa kita tamak, serakah mencari kehidupan dunia dengan cara-cara yang haram, apalagi dengan cara yang merugikan orang lain, merugikan rakyat kecil, merugikan fakir miskin, yatim-piatu, naudzu billahi min dzalik.

Sadarlah wahai manusia, kita diciptakan Allah ke dunia ini hanyalah untuk menyembah Allah semata, tidak yang lainnya, sebagaimana firman Allah:

"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku". (QS Adz Dzaariyat:56).

0 Comments:

Post a Comment

<< Home